Bulan Juni-Juli adalah bulan yang penuh kejutan dan hadiah buat saya. Yaiy.. Saya mau pamer ah..hihihi *TukangPamer*
Yang pertama adalah hadiah dari teman kost saya di surabaya, karna saya pulang kampung meninggalkan dirinya huhu..
Dia memberi saya sebuah scraft bergambar ikan2 dan shawl berwarna ungu dari Ibu. :)
Desember 2019... Aku dan teman-teman Komunitas Shibori mendapatkan undangan dari dinas koperasi provinsi untuk mengikuti pelatihan Shibori yang diadakan di Madiun. Kami berangkat bersama-sama dari Tulungagung, menyewa satu kendaraan. Pergi bersama Ibu-Ibu dan aku paling muda. Untungnya dulu aku lumayan sering ikut Ibu pergi dengan teman-temannya. Kami berangkat setelah subuh dan sampai madiun pagi sekitar jam 7 atau 8 ya aku lupa, berhenti untuk sarapan dulu di alun-alun Madiun. Sampai di tujuan sempat salah masuk tempat pelatihan juga haha. Pelatihan kali ini menggunakan pewarna sintetis yang berbeda, juga teknik lipat dan pewarnaan yang berbeda pula. Lebih simple menurutku dan hasil warnanya lebih cerah. Alhamdulillah senang bisa belajar dan mendapatkan pengalaman baru. Terima kasih Dinkop Privinsi Jawa Timur. -Saga-
Bahan : 1. Amplop coklat Air mail (bekas). 2. Kertas bekas yang hanya terpakai satu sisi. 3. Kertas karton bekas/kertas kardus jg bisa, atau kertas yang tebal. Untuk alas. 4. Paper Fasteners (bisa beli ditoko buku). Atau bisa diganti dengan kain atau pita. 5. Plastik bening/Mika. Alat : 1. Gunting 2. cutter 3. Pembolong kertas 4. lem/double tape. 1. Potong samping kanan dan kiri amplop menggunakan cutter dan lubangi di bagian yang tidak dipotong, menggunakan pembolong kertas. 2. Potong bagian depan amplop. 3. Tempel plastik/mika menggunakan lem. Ukur panjang dan lebar amplop menggunakan kertas karton, kemudian potong kertas bekas, seukuran kertas karton. Lubangi kertas karton dan kertas bekas. Pasang paper fasteners. Paper fasteners bisa diganti dengan pita atau kain perca. Sisa pemotongan kertas bekas, bisa digunakan untuk membuat paper quilling. hehe.. ( gak jelas paper quillingnya, soalnya baru 1kali ini nyoba bikin.. :p )
( Sketsaku yang asal dan jelek sekali :`) ) Saya sebenarnya malu membuat postingan ini.. hihi.. Ini adalah kebaya pertama yang saya buat. Dulu sewaktu kuliah tata busana saya tidak pernah mengikuti atau praktek membuat kebaya modern. Alhasil kebaya ini amburadul. Oia.. saya lupa cerita, sewaktu kelas 3 SMA saya ikut test PMDK di Universitas Negeri Surabaya, saya memilih jurusan D3-Teknik Industri Kerumahtanggaan prodi Tata Busana dan ketika semester 2 saya masuk kelas Fashion design. Jika ada yang ingin kuliah Fashion design/Pattern Maker dengan biaya SPP terjangkau, bisa mendaftar di UNESA.. hihi jadi promo.. :p Saya buat kebaya ini untuk dikenakan oleh teman baik saya semasa SMA, yang bernama Fitria. Kebaya ini dia pakai di pesta pertunangannya beberapa tahun yang lalu. Saya malu, karena kebaya buatan saya ini jelek sekali, untungnya teman saya cantik. Jadi apapun yang dipakainya akan terlihat bagus. ;D Simak Baca secara fonetik ( Fitria di acara pertunangannya ;...
cantiknyaaaa.
ReplyDeletetrimakasiiihh.. :))
ReplyDelete